Mati Adalah Spektakuler

Mati…

Akhir-akhir ini kata mati begitu dekat

Belum lama seorang saudara pergi

Satu lagi saudara menyusul

Apalagi kalau bukan menjemput mati

Atau direngkuh oleh mati

Badan membujur kaku, dimandikan

Dibalut kain kafan, disholati,

lalu dibawa ke pemakaman untuk dikubur

rumah peristirahatan terakhir…

Bukankah suatu pengalaman yang menakjubkan….

Seorang kawan berkata  "After the first death there is no others.."

That statement was absolutely right. !!

Ketika tiba, Mati datang tanpa kompromi, tak ada negosiasi

Lantas mengapa orang takut mati ?

Justru apa tak sebaliknya

Ketimbang takut, mending merindukan mati

Dan menimbulkan keinginan mati

Mungkin sepintas orang-orang akan

Menganggap hal ini adalah bentuk keputus asaan

Bentuk keengganan dan kehilangan harapan untuk hidup

Bahkan bisa jadi akan mengundang orang berkata istighfar, nyebut, nyebut

Atau hasil dari tidak berpikir dengan akal sehat

Terlalu absurd kadang.

 

Ah tapi ijinkan saya punya pandangan sendiri

Berpikir merindukan mati

Berbanding lurus dengan berpikir kita tiada

Kenapa mesti mengada-ada kalau nanti toh semua tak ada dan tak dibawa mati.?

Merindukan mati berpikir berdamai dengan diri sendiri

Merindukan mati berpikir tentang hati yang selesai

Merindukan mati berpikir tak ribet untuk memiliki ini itu

Merindukan mati membuat hati gembira karena tak perlu takut kehilangan,

Jika kenyataanya cuma Satu yang ada,

maka logikanya yang lain tak pernah ada

Hati gembira, membuat bersemangat mengolah hidup

Lebih baik berharap semoga hati telah dimatikan terhadap dunia, sebelum diri ini mati

Lantas mengapa orang takut mati?

Bukankah Mati adalah Spektakuler ?

Mari Bergegas, sebab kita akan Mati !!

2 Responses to “Mati Adalah Spektakuler”

  1. Teno Says:

    Manusia!!! Mereka memang takut dengan segala sesuatu yang pasti. Mereka takut tua, mereka takut mati. Mereka juga begitu takut kehilangan sesuatu yang bukan milik mereka.
    Mereka takut kehilangan anak, istri, harta benda, tahta, bahkan mereka takut akan kehilangan kesempurnaan fisik mereka.
    Intine, manusia memang NGGATH**I.

  2. Dini Says:

    waduh bu..sangar rek.. seneng aku karo clethikan yang kau sajikan.. legit..menggigit..

    mampir-mampir nang blogku yo..

Leave a Reply